Sinau Aremaiyah

 

“Kita ini generasi pohon jati. Penanam pohon jati adalah orang yang paling ikhlas. Karena dia tahu saat dia menanam dia tidak akan menikmati hasil panennya kecuali anak-cucunya,” kata Mbah Nun beberapa tahun silam.

Cak Dil di sebuah kesempatan pernah menganalogikan Maiyah seperti pohon besar tempat banyak orang berteduh di bawahnya. Tidak sekedar menikmati kenyamanan berada di bawah pohon, mereka juga melakukan beragam aktivitas. Beberapa diantaranya mengambil benih dari pohon tersebut dan kemudian menanamnya di tempat lain.

Di Malang, tidak sedikit pohon-pohon rindang yang tumbuh dari benih Maiyah, salah satunya adalah Aremaiyah. Sebuah lingkar Maiyah yang banyak bergerak untuk kegiatan sosial.

Siapa Aremaiyah ini, hingga bisa istiqomah melakukan kegiatan sosial hingga bertahun-tahun? Nilai-nilai Maiyah apa saja yang telah mereka tersejemahkan ke kehidupan nyata di masyarakat? Akan banyak rentetan pertanyaan lain mengenai mereka yang InsyaAllah akan kita bahas di Maiyah Relegi edisi ke-81 yang akan diselenggarakan pada hari Selasa, 4 Februari 2020. Maiyah ReLegi kali ini akan dilangsungkan mulai pukul 20:00 Wib di Kedai PASS, Jalan Cengger Ayam No. 42 Malang.